Rabu 08 September 2010
  Beranda
  Profil
  Visi & Misi
  Ikhtisar Keuangan
  Berita
  Artikel
  Artikel Khusus
  Aktivitas
  Komunitas
  Redaksi
  Buku Tamu
  Kontak Kami
 
  Cari Artikel
 
   
 
   
Peningkatan mutu pendidikan menjadi tanggung jawab siapa?
Pemerintah
Pendidik
Masyarakat
Posdaya Bangun Jakarta
06 November 2007, Reporter: Riri/Donni
Forum Gemari 06 November 2007 11:00
Bersama DR Abdulah Cholil MPH (Ketua dewan pengawas Yayasan Indra), dengan tema Posdaya Bangun Jakarta.
\'\'Posdaya Membangun Jakarta\'\' Senin - Jum\'at, 10.00-11.00 WIB]Kemarin 5 November 2007 diresmikan Koperasi Swamitra Sudara Indra oleh Prof.Dr.H.Haryono Suyono yang terletak di Jalan Raya Lenteng Agung Jagakarsa Jakarta-Selatan. Dan Hari ini narasumber kita dr.Abdullah Cholil MPH Ketua Dewan Pengawas Yayasan Indra sekaligus Ketua Koperasi Sudara Indra menjabarkan secara panjang lebar dalam Forum Gemari.
Yayasan Indra, salah satu Organisasi Sosial yang didirikan untuk memberdayakan masyarakat dalam prosesnya terfokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya manusia dengan 3 jalur pokok yaitu meningkatkan mutu kesehatan masyarakat mengingat secara umum masalah kesehatan anak, bayi , ibu hamil, lansia masih menghadapi banyak masalah.
Demikian juga di bidang pendidikan dimana keprihatinan terhadap kondisi real di masyarakat, para lulusan sekolah banyak yang menganggur, banyak pula yang belum tercover wajib belajar 9 tahun, minimnya tenaga guru di daerah terpencil dll. Sementara dibidang Ekonomi, masih banyak keluarga pra sejahtera dan sejahtera 1 harus dientaskan dari kemiskinan.
Kenapa Yayasan Indra tergerak juga untuk mendirikan Koperasi? Hal ini didasarkan pada keinginan bahwa secara sistematik koperasi bisa mempengaruhi ekonomi nasional dan bertujuan mengangkat kesejahteraan masyarakat sehingga menjadi Agent of Change atau gerakan ekonomi rakyat.
Nama Sudara sendiri mempunyai arti saudara atau singkatan dari Sistem Usaha Damjai Sejahtera, yang harapannya juga mendamaikan masyarakat dalam satu kegiatan usaha bersama.
Disekitar koperasi Sudara, terdapat pasar yang cukup besar, masyarakat ekonomi lemah, tukang ojek, supir dll yang bisa dijadikan calon anggota koperasi, para petugas akan melakukan upaya jemput bola sebagai bentuk sosialisasinya.
Koperasi Swamitra ke 65 binaan dari Bank Bukopin ini dikelola secara professional dengan bidikan masyarakat pelaku Usaha Kecil Menengah (UMKM) dengan kucuran kredit sampai 50 juta rupiah untuk satu kelompok anggota koperasi.
Direktur UMKM Bank Bukopin, Sulistiohadi mengatakan, pengembalian cicilan pinjaman bisa dilakukan harian, mingguan atau bulanan. Keuntungan mereka yang meminjam dari Swamitra Sudara ini, mendapatkan potongan bunga yang disubsidi oleh Yayasan Dana Sejahtera Mandiri dan jaminan Asuransi. Sehingga mereka bisa lebih nyaman dalam mengembangkan usahanya.
Para anggota koperasi tidak dibebankan dengan iuran wajib yang tinggi, hanya Rp 50.000/bulan untuk perorangan dan Rp. 1 juta untuk kelompok koperasi. Dan mereka berhak mendapat pinjaman berdasarkan analisa dan penilaian dari petugas koperasi Sudara. Cholil mengatakan, dalam waktu dekat akan dibangun lagi dua koperasi di Jakarta Timur dan Depok, dan menyusul koperasi Swamitra lain dibeberapa daerah di Indonesia.

Sesi 1
Sesi 2
Sesi 3
Sesi 4

Artikel lainnya
Info Kegiatan Prof. Dr. Haryono Suyono
DAMANDIRI AWARD 2005
Jadwal Kegiatan Prof. Dr. Haryono Suyono Periode Oktober 2005
Pendidikan dan Pelatihan Stella
Jadwal Kegiatan Prof. Dr. Haryono Suyono Periode September 2005

 
Baca Komentar Isi Komentar
Kirim Berita Cetak Berita
  Username
  @indra.or.id
  Password
 
 
RUSMELANI SAIN MASUK FAKULTAS KEDOKTERAN
GENERASI MUDA MENGGELAR MASA DEPANNYA
MEMBURU DUKUNGAN BELAJAR SEJAK DINI
PEMBERDAYAAN DAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO
MENJARING SISWA BERPRESTASI SECARA DINI
:: Selengkapnya ::


13716